Cekcok di Hiburan Malam Berujung Kekerasan, KS dipolisikan

banner 120x600

Jembrana, Dewata Post – Nasib sial dialami salah satu pegawai kafe korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pengunjung di salah satu tempat hiburan malam di Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Terduga pelaku saat ini telah dilakukan pemeriksaan oleh Polsek Mendoyo, Jumat (10/2) siang.

 

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Minggu 5 Februari 2023 sekitar pukul 22.30 Wita. Terjadinya penganiayaan bermula saat pelaku inisial KS berkunjung ke kafe namun risih dengan suara gonggongan anjing milik korban inisial ESV (31).

 

Selanjutnya pelaku yang juga sebagai salah satu pegawai kontrak Pemkab Jembrana ini hendak memukul anjing tersebut dengan menggunakan tempat bir namun dihalangi oleh saksi berinisial NKA (47). Korban yang tidak terima sempat terlibat cekcok dengan pelaku, namun direlai oleh saksi. Berselang beberapa menit, pelaku melihat anjing korban yang tengah tertidur dan tiba-tiba menendangnya dengan keras.

 

Karena anjing merintih kesakitan, korban mendatangi pelaku dan kembali terlibat cekcok yang berujung tindakan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku. Pelaku sempat mencekik leher korban kemudian korban dibanting oleh pelaku sebanyak empat kali, selanjutnya pelaku mengucapkan kata-kata kepada korban seolah-olah menantang korban untuk melaporkan kepolisi.

 

Akibat mengalami peristiwa tersebut, korban mengalami memar pada siku tangan sebelah kanan, bengkak dan luka lecet pada kaki sebelah kanan, punggung korban terasa sakit dan korban merasa susah untuk bernafas.

 

Lanjut, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mendoyo pada tanggal 5 Februari 2023 dengan no laporan LP/02/11/ 2023/SPKT/POLSEK MENDOYO/POLRES JEMBRANA/POLDA BALI.

 

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Putu Suarmadi dikonfirmasi, Jumat (10/2/2023) membenarkan peristiwa penganiayaan tersebut. Dirinya juga mengatakan, pemeriksaan pelaku sebagai saksi dilakukan Jumat 10 Februari 2023 siang dan masih melakukan pendalaman dalam kasus tersebut.

 

“Memang benar telah terjadi kekerasan di salah satu tempat hiburan malam di Desa Delodberawah. Kasus ini masih dalam penyelidikan, terduga pelaku kita panggil dengan kapasitas sebagai saksi,” jelas Suarmadi.

 

(Yus)

banner 325x300banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 325x300