Deteksi Kerawanan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa, Agustyarsyah Pinta Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi 

banner 120x600

Slawi, Dewata Post – Pencapaian Hasil Monitoring Center For Prevation (MCP) Kabupaten Tegal tahun 2023 sebesar 89,28 masih tergolong baik. Namun berhasil mendeteksi kerawanan korupsi pada area pengadaan barang dan jasa sebesar 87,58.

 

Pj Bupati Tegal Agustyarsyah meminta untuk memperkuat sistem Pencegahan Korupsi yang disampaikan dalam acara Sosialisasi Pencegahan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa yang berlangsung di Pendopo Amangkurat Slawi, Rabu (26/03) pagi.

 

Sosialisasi yang diikuti Kepala OPD, Camat, Asosiasi dan Rekanan bupati Agustyarsyah menyampaikan bahwa untuk mewujudkan pemerintah yang bersih, terbuka, akuntabel dan efektif dalam melayani rakyat diperlukan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan publik yang menciptakan zone integritas.

” Saya sangat mendukung berbagai langkah untuk membangun dan memperkuat sistem pencegahan korupsi hingga perbaikan tata kelola yang berpedoman pada strategi nasional pencegahan korupsi,” ujar Agustyarsyah.

 

Sementara Inspektur kabupaten Tegal Saidno yang turut tampil sebagai pembicara memaparkan bahwa kerawanan korupsi pada era pengadaan barang dan jasa diantaranya pengadaan barang atau jasa yang tidak profesional yang berdampak pada mutu dan waktu penyelesaian pekerjaan, SDM pengadaan barang atau jasa masih belum mencukupi kualitas dan kuantitas, termasuk lelang dini belum dilaksanakan,TKDN dan kontrak pengadaan barang atau jasa tidak mempertimbangkan potensi resiko pengadaan.

 

Untuk mengatasi hal tersebut menurut Saidno perlu upaya kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Saidno juga melaporkan perlunya memperkuat sistem. Pencegahan dan pemberantasan korupsi hendaknya mampu memberi manfaat khususnya dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang akuntabel.

 

(Herman Mo)

banner 325x300banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 325x300