Polemik Sargassum Nelayan Perancak Tuntas dalam Jumat Curhat Polres Jembrana

banner 120x600

Jembrana, Dewata Post – Polemik yang terjadi terkait Sargassum (Bulung) di Pesisir Desa Perancak, Jembrana menjumpai titik terang dalam giat bertajuk Jumat Curhat yang dilakuakan Polres Jembrana yang dilaksanakan oleh Kapolsekta Jembrana Iptu I Putu Budi Santika seizin Kapolres Jembrana mengatakan, bahwa sudah menjadi kewajiba nya untuk selalu tanggap tentang isu-isu Di Wilayah Hukum nya, Jumat (24/2).

 

” Jumat curhat ini memang program dari Kapolri, supaya kami dapat menyerap keluhan masyarakat di wilayah hukum nya.” Ujarnya.

 

Dirinya juga menjelaskan bahwa memang tentang Sargassum ini bukan ranahnya, melainkan ranah Perikanan dan Kelautan, dari itu ia mengundang pihak dari satuan pengawasan peikanan dan kelautan (PSDKP) Jembrana.

 

“Sebenarnya bukan ranah kami terkait Sargassum ini, namun kita undang pihak yang berkopeten untuk menjelaskan, ya beliau ini.” Tambahnya.

 

Dalam pertemuan itu turut hadir pula Koordinator satuan PSDKP Jembrana, Andri Purna Jatmika dan puluhan nelayan Sargassum.

Dalam pemaparannya andri menegaskan bahwa memang tidak ada larangan yang tertulis dalam peraturan terkait Sargassum, namun pihak nya menghimbau untuk nelayan untuk tidak masif dalam mengambil sargassum apalagi sampai mencabutnya,

 

“Jelas di sana (pasal 45 Tahun 2009) tidak disebutkan Sargassum di larang, namun kami berharap tidak terlalu sering di petik, dan selalu perhatikan lingkungan sekiter.” Harap nya kepada nelayan yang hadir.

 

Bendesa Adat Perancak, Jembrana Nengah Parna dalam kesempatan ini menjelas kan jika pihak nya hanya ingin masyarakat nya aman dalam bekerja mencari sargassum.

 

“Saya hanya ingin ada kepastian hukum masyarakat kami untuk mencarinya, untuk pungutan pengepul itu sudah di sepakati bersama dan sudah berbentuk perarem.”pungkas nya.

 

“Saya berterima kasih kepada bapak kapolsek, bendesa, dan dari PSDKP mau hadir dan memberikan kami solusi, terus terang pertemuan ini membuat kami tidak resah lagi, nanti sore kami langusung ke laut untuk mencari Sargassum.” Kata Komang Ariadi salah satu nelayan Sargassum dan sekaligus pengepul utama di Desa Perancak. (Yus)

banner 325x300banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

banner 325x300