Dewata Post | Jembrana – Bagi pengendara kendaraan dari roda dua hingga lebih wajib memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Hal ini merupakan bukti seseorang telah dinyatakan lulus uji kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan dalam mengemudi.
Meski demikian, ketika proses pembuatan dan pengurusan SIM tak sedikit pemohon yang dinyatakan gagal. Entah dinilai tak lulus sesi teori maupun ketika menjalani ujian praktik. Hal tersebut sebenarnya bukan karena pemohon tidak mampu, namun belum benar-benar menguasai materi yang diujikan.
Seperti dikatakan oleh Kanit Regident Polres Jembrana, IPTU I Wayan Dharmayuda, masyarakat yang gagal mendapatkan SIM disebabkan kurangnya pembekalan diri dengan pengetahuan soal berkendara dan tak mempersiapkan diri baik jasmani dan rohani sebelum ikut ujian SIM, pada jumat (28/11) pagi.
Bagi yang punya rencana membuat SIM, ia menyarankan kepada pemohon untuk lebih dulu mempelajari materi seputar teori ujian SIM yang sudah disiapkan oleh pihak Korlantas.
Hal tersebut membuktikan keseriusan Satlantas Polres Jembrana guna meningkatkan kwalitas pelayanan kepada masyarakat. Terbukti, sesuai data yang diterima, melalui Satpas Polres Jembrana, tampak pemohon merasa puas dengan pelayanan petugas yang telah memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan dan kenyamanan pemohon.
Dalam Program Polantas Menyapa, Masyarakat dapat merasakan pelayanan maksimal, dimana petugas akan memberikan sosialisasi mengenai mekanisme proses permohonan SIM yang selalu memperhatikan standar pelayanan yang sudah di tetapkan.
“Dengan memberikan pelayanan dan komunikasi yang ramah, harapan kami masyarakat tidak kesulitan mengurus SIM. Namun, dalam proses permohonan SIM, apabila pemohon gagal dalam tes ujian praktek lapangan, satpas Jembrana juga memberikan peluang untuk melakukan latihan kemampuan dan keterampilan di dalam berkendara sehingga bisa lebih matang dan lebih mantap mengikuti ujian”, jelas Kanit Regident.
“Dalam Coaching clinic pemohon akan mendapatkan sesi konsultasi atau bimbingan intensif yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemohon yang kita buka setiap hari Sabtu pukul 08:00 Wita hingga pukul 15:00 Wita”, tambahnya.
“Dengan demikan, melalui Satlantas, Polres Jembrana terus mensupport dan mendukung atas semangat pemohon di dalam memenuhi kewajiban dalam administrasi berkendara”, imbuhnya.
“Komunikasi yang ramah dari petugas juga salah satu kunci Satlantas Polres Jembrana meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan tetap menjujung mekanisme dan standar pelayanan yang sudah ditentukan”, tutupnya.
(Red)
















