Dewata Post | Denpasar – Komplotan oknum ngaku wartawan dari luar Bali akhir-akhir ini banyak bergentayangan di Pulau Dewata dan mengaku-ngaku menjalankan aktivitas jurnalistik. Namun diduga kuat tujuannya adalah melakukan “pemerasan”.
Tempat yang diincar kelompok oknum ngaku wartawan ini adalah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Di tempat ini, para gerombolan itu mencari-cari kesalahan, terutama terkait pelayanan pegawai SPBU.
Kasus teranyar pada Sabtu (8/3/2026) malam lalu, tiga oknum dari luar Bali yang mengaku sebagai wartawan mendatangi SPBU di daerah By Pass, Pemogan, Denpasar Selatan.
Dengan mengendarai mobil Avanza warna silver bernopol B 2123 SIF, ketiga oknum “wartawan” ini akhirnya ditemui pengawas SPBU bernama Pasek Budiana. Kepada Pasek, ketiga oknum ini diduga meminta sejumlah uang.
Tak hanya itu, ketiganya juga minta agar mobil yang di kendarai harus diisi bensin secara full tank. Jika permintaan tidak diberikan, ketiganya mengancam akan memviralkan di medsos segala aktivitas di SPBU Pemogan.
“Memang benar ada tiga oknum yang mengaku wartawan datang kesini (SPBU Pemogan). Mereka minta uang dan bahan bakar. Kalau tidak diberi, mereka mengancam akan memviralkan,” kata Pasek, Minggu (9/3/2026) sore.
Setelah melihat gerak geriknya, Pasek mengaku sempat curiga terhadap ketiga oknum yang mengaku wartawan tersebut. Sebab, ketiganya tidak mau menyebutkan nama termasuk darimana asalnya. Begitu juga ketika diminta untuk memperlihatkan kartu persnya, ketiganya juga tidak bersedia.
“Waktu saya tanya nama tidak mau menyebutkan. Dan saya minta agar perlihatkan kartu pers, ketiganya mengaku kartu persnya ada di mobil,” tutur Pasek.
Dengan berbagai pertimbangan akhirnya Pasek tidak mengabulkan permintaan ketiga oknum mengaku wartawan tersebut, baik itu bentuk uang maupun bahan bakar minyak (BBM). Kemudian ketiga oknum wartawan yang diduga gadungan ini pergi meninggalkan SPBU.
“Permintaan mereka tidak saya berikan. Saya tidak takut diviralkan karena pelayanan di SPBU tidak ada yang melanggar aturan,” imbuh Pasek.
Lanjut Pasek menambahkan, sebelum mereka datang ke SPBU Pemogan, ternyata ketiga oknum “ngaku wartawan” ini juga sudah sempat mendatangi SPBU di sekitar Batan Kendal Denpasar. Disinyalir ketiganya juga melancarkan aksi yang sama seperti di SPBU Pemogan.
“Saya kurang tahu apakah di SPBU Batan Kendal permintaan mereka diberi,” tandas Pasek.
Sebagaimana diketahui, beberapa hari lalu, tim Intelrem 163/Wirastya juga mengamankan dua oknum anggota LSM LPK RI yang juga mengaku wartawan dari luar Bali, berinisial Sof dan AJ, karena diduga hendak melakukan “pemerasan” uang Rp 30 juta di SPBU Jalan Tukad Yeh Aya Denpasar.
Penulis : Raharja
















